• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
40 dilihat       30 Maret 2026

Transformasi Pertanian Menuju Smart Farming Melalui Pemanfaatan Alsintan

Klungkung, 27 Maret 2026 - Transformasi pertanian menuju sistem smart farming merupakan upaya strategis dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan usaha tani. Salah satu pilar utama dalam transformasi ini adalah penerapan mekanisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Pemanfaatan alsintan tidak hanya mempercepat proses budidaya, tetapi juga menjadi langkah awal menuju sistem pertanian yang lebih modern, presisi, dan berbasis teknologi.
 
Menurut I Nengah Sukarta Pelaseh Subak Sampalan Delod Margi sekaligus Ketua UPJA Karya Lestari, pada tahap pengolahan lahan penggunaan traktor roda dua menjadi pilihan utama bagi petani dengan skala usaha kecil hingga menengah. Traktor ini memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas dan kemampuan beroperasi pada lahan sempit. Selain itu, biaya operasional yang relatif lebih rendah menjadikan traktor roda dua mudah diakses oleh petani. Sementara itu, traktor roda empat lebih banyak digunakan pada lahan yang lebih luas. Traktor ini memiliki daya kerja yang lebih besar, sehingga mampu mempercepat proses pengolahan tanah dalam skala besar dan meningkatkan efisiensi waktu secara signifikan.
 
Penggunaan rice transplanter pada fase penanaman memungkinkan proses tanam dilakukan secara seragam, baik dari segi jarak tanam maupun kedalaman tanam. Keunggulan ini berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman yang lebih optimal dan serempak. Selain itu, rice transplanter mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja secara drastis, sehingga sangat membantu petani dalam menghadapi keterbatasan tenaga kerja di pedesaan.
 
Memasuki tahap panen, penggunaan combine harvester menjadi inovasi penting dalam mekanisasi pertanian modern. Alat ini mengintegrasikan beberapa proses sekaligus, yaitu pemotongan, perontokan, dan pembersihan hasil panen dalam satu kali kerja. Dengan penggunaan combine harvester, kehilangan hasil panen dapat ditekan, waktu panen menjadi lebih singkat, serta kualitas gabah yang dihasilkan lebih baik. Hal ini memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan bagi petani.
 
Selain itu, alat perontok (dores) juga memiliki peran penting, terutama pada kondisi tertentu seperti lahan yang sulit dijangkau oleh combine harvester atau pada skala usaha tani yang lebih kecil. Dores membantu mempercepat proses perontokan dibandingkan cara manual, serta meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Keberadaan alat ini menjadi pelengkap dalam sistem mekanisasi yang adaptif terhadap kondisi lapangan.
 
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Klungkung I Gusti Made Ardana, SP menyebutkan integrasi penggunaan berbagai alsintan tersebut merupakan bagian penting dalam penerapan smart farming. Mekanisasi menjadi dasar dalam menciptakan sistem usaha tani yang lebih efisien, terukur, dan terencana. Dengan dukungan teknologi lainnya seperti pencatatan digital, pemantauan kondisi lahan, dan pengelolaan input berbasis data, petani dapat mengoptimalkan seluruh proses produksi secara lebih presisi.
Dampak dari penerapan alsintan dalam kerangka smart farming sangat nyata, antara lain penghematan waktu kerja, penurunan biaya produksi, peningkatan produktivitas, serta perbaikan kualitas hasil panen. Selain itu, mekanisasi juga mendorong perubahan pola pikir petani menjadi lebih modern dan terbuka terhadap inovasi teknologi.Namun demikian, keberhasilan transformasi ini memerlukan dukungan berkelanjutan, seperti pelatihan penggunaan alsintan, kemudahan akses terhadap alat, serta pendampingan teknis dari penyuluh pertanian. Penyesuaian teknologi dengan kondisi spesifik lokasi juga menjadi faktor penting agar alsintan yang digunakan benar-benar efektif dan efisien.
 
Dengan demikian, pemanfaatan alsintan seperti traktor roda dua dan roda empat, rice transplanter, combine harvester, serta dores merupakan langkah konkret dalam transformasi pertanian menuju smart farming. Transformasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha tani, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan pertanian modern yang maju, mandiri, dan berkelanjutan
 
(Sutami)
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    PM-AAS Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Subang
    31 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    Percepat Usulan CPCL BRMP Bali Gelar Rapat Koordinasi dengan Penyuluh dan Dinas Terkait
    30 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PANEN BENIH PADI BERSERTIFIKAT
    30 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    STANDAR PANEN BUAH KOPI UNTUK MENINGKATKAN KWALITAS MUTU GREEN BEANS YANG DIHASILKAN
    30 Mar 2026 - By Admin

tags

alsintan bali maju brmp bali combine harvester info pertanian bali kemandirian pangan kementan klungkung mekanisasi pertanian petani modern rice transplanter smart farming subak bali teknologi pertanian

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved